Pendidikan Islami; Apa yang mesti kita ketahui dalam mewujudkannya?
Pendidikan yang ada di dunia ini tentu beragam. Tidak semuanya menyediakan sistem pendidikan dengan kualitas yang sama. Terutama jika dilihat secara umum, kualitas pendidikan terbagi menjadi dua macam; pendidikan sekuler-liberal dan pendidikan Islam. Keduanya memiliki permasalahan masing-masing.
Dalam
pendidikan sekuler, aspek paling mendasar yaitu landasan ketuhanan dinafikan
dan diganti dengan humanisme (kehendak manusia semata). Pendidikan ini
berorientasi materialisme. Segala sesuatu yang dipentingkan adalah yang empiris
material karena Tuhan sebagai sumber metafisik dan dunia ghaib telah
disingkirkan. Pendidikan sekuler-liberal tentu tidak boleh diterapkan bagi kaum
Muslimin.
Dalam
pendidikan Islam, permasalahan pendidikan bukan pada konsepnya melainkan pada
sistem yang dibangun. Kaum Muslimin yang menyelenggarakan pendidikan Islam
memiliki kualitas yang berbeda-beda, yang secara umum yaitu terdapat sistem
pendidikan yang telah sesuai dengan ajaran Islam dan yang belum sesuai.
Bagi
sistem pendidikan yang telah sesuai dengan konsepsi Islam pun masih terdapat
permasalahan, yaitu bagaimana meningkatkan lulusan-lulusan yang terbaik dan
ideal. Mekanisme pendidikannya senantiasa diperbarui sehingga lulusan yang baik
yaitu keshalehan dan kepintaran terus meningkat.
Sedangkan
dalam sistem pendidikan yang belum sepenuhnya Islami, hal itu dikarenakan
pemahaman konseptual para pendidiknya yang belum matang. Pendidikan Islam
memiliki hakikat mendasar yang mesti dipahami sebagai pijakan untuk
pengembangan sistemnya. Jika hal ini tidak dipahami, maka sistem pendidikan
akan tidak akan melahirkan generasi yang tafaquh fiddin, dan
memungkinkan menerima orientasi pendidikan sekuler.
Hal
ini sebagaimana terjadi di beberapa pesantren liberal. Lembaga pendidikan
tersebut menyelenggarakan dirosah Islamiyah dari kitab-kitab kuning di satu
sisi, namun di sisi lain juga menerima arus pemikiran barat yang
sekuler-liberal.
Dari
permasalahan tersebut, pemberangkatan pertama untuk menjawab
permasalahan-permasalahan pendidikan adalah mengetahui hakikat dasar pendidikan
Islam. Setelah mengetahui hakikat Pendidikan Islam, sistem dan metode
pendidikan bisa terus menerus ditingkatkan untuk melahirkan lulusan-lulusan
yang berkualitas.
Namun
tentu, pendidikan juga tidak hanya berbicara pendidikan yang diselenggarakan
oleh suatu Lembaga, melainkan pendidikan adalah tugas setiap orang. Oleh karena
itu, hakikat pendidikan Islam ini dapat diterapkan di Lembaga pendidikan maupun
personal.
